top of page

The Power of Idea

  • Gambar penulis: Yusrin Ahmad Tosepu
    Yusrin Ahmad Tosepu
  • 6 Jul 2022
  • 3 menit membaca
Kemampuan menghasilkan ide dan bagaimana cara memanfaatkannya adalah keterampilan mutlak jika ingin sukses di Jaman now.

Ide merupakan hal paling penting dalam proses aktualisasi diri. Tidak ada guna sama sekali upaya aktualisasi diri jika mengandalkan satu ide yang sudah usang. Memperkaya ide serta mengekspos diri kita dengan ide baru merupakan hal yang menantang sekaligus terpenting untuk membesarkan kapasitas kepala kita.

Ide merupakan sumber semangat dan komunikasi. Tanpa ide, tidak akan ada hasrat. Tanpa ide pula, komunikasi tidak mampu tercipta. Kematangan dan jumlah ide menentukan kesuksesan kita menjaga setiap semangat dan komunikasi.

Kita tidak akan bisa bertindak, jika kita tidak memiliki ide. Kita tidak bisa menghasilkan karya, jika tidak memiliki ide berkarya. Kita tidak akan bisa melakukan perbaikan pada apa yang kita lakukan jika tidak ada ide-ide perbaikan.

Kita juga tidak akan bisa menyelesaikan masalah, jika kita tidak memiliki ide-ide solusi yang bisa kita coba untuk mengatasi masalah. Ide adalah potensi kekuatan yang jika dikombinasikan dengan eksekusi akan menjadi sebuah kekuatan. Ide jika di eksekusi bisa menghasilkan karya banyak.

Banyak orang yang menyerah, karena mereka tidak mengetahui lagi apa yang harus dilakukan. Banyak orang yang menyerah karena mereka sudah kehabisan ide. Untuk itu, kemampuan menghasilkan ide menjadi sangat penting bagi siapa pun serta apa pun profesinya .

Siapa pun bisa menghasilkan Ide-ide brilian jika mengetahui caranya. Menghasilkan ide ada sebuah teknik dan ini bisa dipelajari caranya. Anda bisa menghasilkan ide dengan cara sistematis atau cara intuitif atau gabungan keduanya. Semuanya bukan bakat, tetapi bisa dipelajari oleh semua orang. Yang Anda butuhkan sekarang adalah mengetahui bagaimana caranya agar ide-ide itu bermunculan ke kepala Anda.

Biasanya ide baru pun muncul dari bertabrakannya informasi mengenai dua hal yang berbeda, sehingga otak menggabungkan banyak sel syaraf berisi informasi, dan memikirkan hal-hal yang tidak terhitung jumlahnya, dan menjalar ke segala arah.


Sebagai contohnya, ketika seseorang mendapatkan ide baru, biasanya hal ini di picu ketika menggabungkan dua hal berbeda yang memang normalnya tidak ada hubungannya. Kreatifitas ini menjembatani keduanya.


Namun selain hal tersebut ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan guna menemukan ide, inovasi dan inspirasi, berikut lengkapnya :


1. Santai dan Rilex


Kreatifitas itu datang ketika kondisi tubuh dan pikiran sedang santai dan rilex. Jika Ide tidak ada / belum datang janganlah memaksakan diri, yang pada akhirnya malah nanti Anda jadi stress, kondisi seperti ini malah menjadikan kreatifitas hilang. Santai saja dan rilex, regangkan otot, regangkan syaraf, nikmati udara sekitar, tarik nafas, hembuskan, mungkin Anda bisa mencoba lebih menenangkan diri dengan menjadi natural. Kondisi disekitar yang hening membantu Anda berfikir. Setelah Anda melakukan tahapan ini, maka lanjutkan ke langkah berikutnya. Yakni menjelajahi pikiran / berimajinasi.


2. Jelajahi Pikiran (Imajinasi)


Yang membedakan orang jenius dengan orang pada umumnya sebetulnya hanya di imajinasi, orang pada umumnya hanya menjalankan kehidupan berdasarkan realitas yang ada, sedangkan si jenius membangun suatu konsep yang belum pernah ada sebelumnya. Meskipun sesuatu itu sendiri berdiri di atas konsep yang sudah ada di alam sekitarnya.


Sebagai contohnya , yang dilakukan oleh Abbas Ibnu Firnas ilmuwan muslim di zaman kekhilafahan yang menemukan konsep pesawat terbang sekaligus mengimplementasikannya, konsepnya di temukan 800 tahun sebelum Wilbur O Wright mengadopsinya dan merealisasikannya dalam pesawat terbang masa kini. Dari mana konsepnya ? Dari mengamati bagaimana burung terbang, meneliti bentuk sayap yang aerodinamis.


Sehingga berimajinasi dalam pikiran yang santai dan rilex ini lah mampu memicu daya kreatifitas Anda, tidak hanya untuk blogging tapi untuk banyak hal. Imajinasi memungkinkan Anda menemukan jembatan di antara dua hal yang berbeda. Yang jelas semuanya berawal dari imajinasi seseorang terhadap pengamatan yang ada disekitarnya, ya sesederhana itu.


3. Banyak Belajar dan Referensi


Seorang yang kreatif pun tentunya tidak akan pernah berhenti belajar akan banyak hal, apabila diperhatikan ilmuwan-ilmuwan pun memiliki banyak sekali referensi yang menunjang keilmuwannya. Semakin tinggi keilmuwannya, maka bisa dipastikan semakin banyak juga referensi yang dimilikinya. Seorang designer dan blogger populer pun belajar dan memiliki serta mengamati banyak referensi, dan belajar dari orang-orang yang sebelumnya. Begitu juga dengan Anda, banyak belajar dan memiliki banyak referensi akan menunjang daya kreatifitas Anda.


4. Komunikasi dan Bersosialisasi


Ide dan kreatifitas pun biasanya muncul ketika Anda bersosialisasi dengan banyak orang. Hal-hal sederhana bisa memicu kreatifitas yang luar biasa. Contoh ketika Dustin Moskovitz berbincang dengan Mark Zuckerberg perihal status seorang teman wanitanya, masih single atau tidak. Mark Zuckerberg menjawab bahwa tidak ada seorang pun yang mau kemana-mana menggunakan papandi tempel di bajunya untuk menjelaskan statusnya. Nah dari sinilah ide muncul, yang akhirnya menjadi salah satu fitur bermanfaat di facebook, yakni fitur status seseorang. Yang jelas ide mengalir begitu saja ketika Anda berkomunikasi dan bersosialisasi dengan orang-orang yang bahkan beda bidangnya dengan Anda.


5. Ide Datang Dengan Sendirinya lalu Improvisasikan


Sepercik ide yang datang pun bila Anda improvisasi maka akan menghasilkan ide-ide luar biasa selanjutnya. Asal Anda tidak lupa untuk mencatatnya ke dalam secarik kertas / handphone atau apapun, jangan sampai ide muncul kemudian Anda tidak mencatatnya. Karena bisa hilang dengan cepat.


Demikian penjelasan mengenai ide. Semoga hidup kita sekaya, seluas, dan sejernih ide yang ada di kepala kita.

Ā 
Ā 
Ā 

Postingan Terakhir

Lihat Semua
Bahaya Kesombongan Intelektual

Intelektual yang ideal adalah yang semakin alim, maka kian takut kepada Allah. Sikap sombong (al-kibr) adalah sebuah penyakit hati....

Ā 
Ā 
Ā 
Kebahagiaan Sejati

Pandangan umum yang menganggap kebahagiaan dapat ditemukan dengan memiliki lebih banyak uang, lebih banyak barang, lebih banyak status...

Ā 
Ā 
Ā 

Komentar


© 2018 by Yusrin Ahmad Tosepu. Makassar, Sulawesi Selatan. Indonesia 

bottom of page