Banyak di antara kita yang kerap mengeluhkan fenomena hilangnya ingatan secara total atas apa yang baru saja dibaca. Keresahan inilah yang menjadi sebuah gugatan kultural tentang mengapa aktivitas membaca sering kali berakhir sebagai ritus visual yang hampa tanpa meninggalkan impresi intelektual apa pun. Masalah ini bukanlah perkara ketidakmampuan mekanis mata dalam memindai teks, melainkan kegagalan sistemik dalam membangun kedalaman kognitif. Kita sering kali melangkah ke