top of page
Search


KETIKA PIKIRAN MENJADI SUMBER PENDERITAAN
Antara Realitas, Imajinasi, dan Keadilan dalam Menilai Kehidupan Ada sebuah paradoks dalam kehidupan manusia: kita memiliki kemampuan luar biasa untuk membayangkan masa depan, tetapi kemampuan yang sama dapat menjadi sumber penderitaan sebelum masa depan itu benar-benar terjadi. Manusia tidak hanya hidup dalam realitas yang sedang berlangsung. Ia juga hidup dalam ingatan tentang masa lalu, penafsiran terhadap masa kini, dan bayangan tentang masa depan. Di antara ketiganya, ma
Yusrin Ahmad Tosepu
4 days ago9 min read


Konsep Mendengar dan Menyimak: Koneksi Mata, Telinga, Otak, dan Hati
Mendengar bukan sekadar menangkap suara. Menyimak adalah proses yang jauh lebih kompleks: melihat dengan perhatian, mendengar dengan kesadaran, mengolah dengan otak, merasakan dengan hati, lalu merespons secara bijaksana. Di sinilah mata, telinga, otak, dan hati bekerja sebagai satu sistem komunikasi manusia. Mata berfungsi menangkap konteks. Ketika seseorang berbicara, kita tidak hanya menerima kata-kata, tetapi juga membaca ekspresi wajah, gerak tubuh, kontak mata, dan situ
Yusrin Ahmad Tosepu
Aug 186 min read
bottom of page
