Ada orang yang menghabiskan waktu berjam-jam untuk memenangkan perdebatan. Ada pula yang menggunakan waktu yang sama untuk menguji gagasan, membaca data, dan menghasilkan sesuatu. Kelompok pertama mungkin terdengar paling pintar di ruang rapat, warung kopi, atau kolom komentar media sosial. Kelompok kedua belum tentu banyak bicara, tetapi hasil kerjanya perlahan mengubah keadaan. Di sinilah persoalan mendasarnya: kita terlalu sering menganggap kemampuan berpendapat sebagai bu