top of page
Search


MEMBELA ANAK BANGSA, TAPI MENGGOBLOK-GOBLOKKAN PAKAR? INI BUKAN SEKADAR IRONI
Ada sesuatu yang menurut saya benar-benar janggal. Seseorang mengaku tidak ingin melihat anak-anak Indonesia menjadi generasi yang “otaknya lemah”. Katanya ingin pendidikan lebih baik. Katanya ingin anak bangsa lebih pintar. Tetapi pada saat yang sama, para pakar justru digoblok-goblokkan. Lalu kita harus bertanya: sebenarnya yang sedang dibela itu kecerdasan anak bangsa, atau ego pribadi? Sebab kalau benar ingin anak-anak Indonesia cerdas, mestinya kita menghormati ilmu, pen
Yusrin Ahmad Tosepu
16 hours ago2 min read


Yang Penting Gas Dulu, Benar Salah Belakangan
Ketika Viralitas Mengalahkan Verifikasi dan Kemarahan Mengalahkan Nalar Bayangkan suatu pagi kita membuka media sosial. Sebuah unggahan sedang meledak: 70.000 likes, 12.000 repost, dan ribuan komentar penuh kemarahan. Dalam beberapa detik, kita merasa ada sesuatu yang pasti benar. Padahal, secara rasional, angka-angka tersebut tidak membuktikan kebenaran informasi sedikit pun. Jumlah likes bukan alat verifikasi. Jumlah repost bukan bukti. Banyaknya komentar bukan fakta. Bahka
Yusrin Ahmad Tosepu
Aug 275 min read
bottom of page
