Ada sesuatu yang menurut saya benar-benar janggal. Seseorang mengaku tidak ingin melihat anak-anak Indonesia menjadi generasi yang “otaknya lemah”. Katanya ingin pendidikan lebih baik. Katanya ingin anak bangsa lebih pintar. Tetapi pada saat yang sama, para pakar justru digoblok-goblokkan. Lalu kita harus bertanya: sebenarnya yang sedang dibela itu kecerdasan anak bangsa, atau ego pribadi? Sebab kalau benar ingin anak-anak Indonesia cerdas, mestinya kita menghormati ilmu, pen