Kemiskinan sering kali dipahami secara terlalu sederhana: sebagian menganggapnya sebagai takdir, sementara sebagian lainnya menyalahkan individu karena dianggap tidak memiliki mindset yang benar. Keduanya sama-sama berisiko menyesatkan apabila dijadikan satu-satunya penjelasan. Kemiskinan pada kenyataannya merupakan persoalan multidimensional. Ia dipengaruhi oleh pendidikan, kualitas pekerjaan, akses terhadap modal, kesehatan, lingkungan sosial, kebijakan negara, ketimpangan