top of page

MENULIS UNTUK BUKU (Metode TRIM Ala Bambang Trim)

  • Yusrin Ahmad Tosepu
  • Jan 4, 2017
  • 3 min read

Dalam menulis buku, butuh pengetahuan. Bila tahu cara menulis buku yang baik dan benar, akan sangat beruntung karena akan ada banyak buku yang akan Anda terbitkan.


Memiliki pengetahuan yang tepat sama dengan memiliki kekuatan yang besar. Coba bayangkan, bila tahu sebuah tambang emas. Juga Anda tahu cara mengeksplorasinya. Untuk mendapatkan pengetahuan, kuncinya hanya satu: Belajar. Begitu pula, untuk mendapatkan pengetahuan menulis buku, kuncinya hanya satu: Belajar.


Dunia penulisan buku adalah dunia yang akan selalu mengalami peningkatan, akan terus tumbuh dan terus berkembang seiring kemajuan pengetahuan serta informasi.


Manusia membutuhkan konten yang dibagi oleh manusia lainnya dalam bentuk tulisan dan produk yang bernama buku tidak akan pernah mati–di luar soal kemudian ada digitalisasi. Menurut UNESCO bahwa buku itu setidaknya harus mengandung paling sedikit 48 halaman. Metode ini hanya mendorong para penulis mampu memetakan anatomi buku yang standar.


Banyak penulis ingin melihat tulisan mereka menjadi sebuah buku. Hanya saja tidak semua penulis dapat mewujudkan tiulisan mereka menjadi ebuah buku. Lalu muncullah anggapan bahwa menulis buku itu susah. Benarkan demikian? Lalu bagaimana cara menulis dengan baik sehingga bisa menghasilkan sebuah buku ?


Menulis buku itu utamanya soal ide. Apakah ide kita dapat berterima pada pembaca atau sebelumnya pada penerbit? Ide menjadi panglima yang berada di garis depan medan perang. Ide harus mengandung minat dan ketertarikan tingkat tinggi bagi calon pembaca agar apa yang hendak kita sampaikan tidak sia-sia. Ide kemudian diwujudkan dalam bentuk topik hingga sub-subtopik. Sampailah soal ide ini kemudian “berwujud” menjadi sebuah buku.


Sebuah metode yang digagas dan dikembangkan oleh Penulis buku Bambang Trim (komporis-buku-indonesia ) yaitu ada sebuah metode eksekusi yang praktis dan revolusioner yang dapat Anda terapkan untuk segera menulis buku. Metode itu di sebut TRIM meski memang mirip dengan nama belakang dari si pengagas metode ini. TRIM itu singkatan dari Topik-Riset-Inovasi-Matriks.


TOPIK. Adalah ide yang dapat dikembangkan dari berbagai bidang kehidupan manusia yang maha luas. Topik dibagi pada dua bagian besar berdasarkan hasrat manusiawi yaitu topik berbasis WANT (keinginan) seperti jenis hiburan dan hal-hal yang kontroversi, kemudian topik berbasis NEED (kebutuhan) seperti kesehatan, pendidikan, dan keterampilan. Topik-topik ini tentu harus dikuasai sebelum dituliskan dan juga harus diminati agar penulis mampu menikmatinya saat menulis dan terstimulus menemukan hal-hal baru dalam penulisan.


RISET. Riset atau penelitian/pengkajian adalah hal yang menjadi titik lemah umumnya para penulis di Indonesia. Riset termasuk juga benchmarking terhadap buku-buku kompetitor yang mengandung topik sama dengan apa yang hendak dibahas. Semua bahan yang tersedia untuk menulis perlu diuji dengan pengalaman kita maupun pengalaman orang lain, wawancara, percobaan, dan sebagainya. Meriset berbagai sumber-sumber kepustakaan juga perlu, termasuk berita-berita di media massa dan penemuan-penemuan baru sehingga karya buku yang kita hasilkan terkesan mutakhir, tepercaya, dan juga mengandung pencerahan baru. Buku-buku berbasis riset yang sangat baik adalah karya-karya Rhenald Kasali.


INOVASI. Dalam dunia penulisan buku juga perlu dilakukan berbagai inovasi, mulai saat menentukan judul, memilih outline, hingga pada pengembangan gaya penulisan. Tools inovasi itu banyak tersedia untuk penulisan buku, seperti pengayaan (enrichment), materi-materi grafis (foto, ilustrasi, bagan, skema, grafik), dan added value misalnya video-audio book. Penulis harus berpikir kreatif bagaimana karyanya tampil berbeda dari karya lainnya meskipun ide yang diusungnya sangat sederhana.


MATRIKS. Soal bagaimana memetakan outline. Syarat utama mampu mengaplikasikan matriks (beberapa orang menyebutnya metode frame work) adalah mengenali berbagai pola atau jenis outline. Umumnya, pola outline yang sering diterapkan dalam penulisan buku paling tidak ada 3, yaitu 1) pola outline tahapan dengan menyajikan isi secara bertahap (paling mudah mengenalinya seperti outline skripsi); 2) pola outline butiran dengan menyajikan isi secara butiran yang kemudian diikat dalam satu topik besar terdiri atas kumpulan-kumpulan tulisan (artikel, esai, atau feature); 3) pola mix outline tahapan dan butiran.


Pola ini dapat di pelajari dengan melihat langsung buku-buku yang sudah terbit, terutama buku-buku best seller. Misalnya, buku Percepatan Rezeki karya Ippho Santosa. Buku ini menggunakan pola mix tahapan-butiran. Pola ini juga digunakan Tung Desem Waringin dalam buku Financial Revolution. Kedua buku ini memang terkesan tidak mendalam karena bahasannya sebagian besar adalah poin-poin. Namun, ternyata pembaca kebanyakan memang menyukai pola poin-poin ini yang menurut mereka lebih gampang dicerna dan kekuatan Ippho adalah memasukkan begitu banyak fakta. Memang sepertinya Ippho memasukkan materi powerpoint training menjadi sebuah buku sehingga betebaranlah butiran-butiran (poin-poin) yang hanya dapat kemudian didalami dengan mengikuti trainingnya Ippho. Kelebihan lain adalah Ippho banyak menciptakan formula, salah satunya adalah Pelangi Ikhtiar.


Formula. Salah satu rahasia untuk menciptakan buku yang sukses dan menjaga ide Anda menjadi fresh atau beberapa orang menyebutnya orisinal. Mari belajar dari keberhasilan Robert Kiyosaki yang menciptakan formula Cashflow Quadrant. Formula sederhana tentang Employee, Self Employee, Business Owner, Investor. Satu pola ini dapat dikembangkan menjadi sebuah buku. Di dalam buku Menginstall Nyali Baru saya pun membuat formula NYALI sebagai: Niat yang lurus, Yakin sepenuhnya bergantung pada Allah, Arahkan hidup dengan visi dan misi, Libatkan diri dalam sukses orang lain, Ingat mati. Nah, inilah formula yang membuat pembaca lebih mudah mengenali ide-ide Anda. Formula biasanya wajib digunakan oleh para penulis motivator/trainer.


Semoga Metode TRIM dapat menginspirasi penulis dan calon penulis untuk dapat mewujudkan penulisan BUKU yang berkualitas. Teruslah menulis untuk KEABADIAN HIDUP.


SUKSES SELALU. TETAP SEMANGAT DALAM BEKERJA DAN BERKARYA

Follow

  • Facebook

Contact

082187078342

Address

Makassar, Sulawesi Selatan Indonesia

©2016 by Yusrin Ahmad Tosepu

bottom of page