top of page

AYO MENULIS

  • Yusrin Ahmad Tosepu
  • Jan 6, 2017
  • 3 min read

Menulis adalah bagian awal yang diajarkan saat kita mengenal bangku sekolah. Namun, kadang menulis sudah dikenalkan lebih awal sebelum itu. Lalu perlahan tulisan-tulisan itu merangkai sebuah makna di dalamnya. Mulai dari goresan pengetahuan, sampai suara hati dan bahkan sebuah kisah imajinasi yang banyak berpengaruh untuk orang lain.


Banyak penulis mengisi hari hari dalam hidupannya dengan menulis dan terus menulis. Hal pertama yang membuat orang tertarik menulis karena ingin orang membaca karyanya di mana tulisan para penulis bisa menciptakan dunia yang bisa ditentukan sendiri ceritanya. Kemudian, menulis membuat para penulis sekan bermimpi, mimpi yang sangat tinggi, mimpi terbesar dalam hidup mereka menjadi seorang penulis yang sukses dan bermanfaat.


Semua orang ingin jadi penulis minimal menulis untuk dirinya sendiri. Menjadi penulis sebuah pekerjaan dan atau profesi yang cukup menjanjikan, namun ketika harus memulainya, sepertinya banyak kendala yang menghadang di depan mata. Perkara pertama dan utama untuk menjadi seorang penulis pada dasarnya memang hanya satu, yakni action! niat dan semangat untuk menjadi seorang penulis tanpa pernah memulai action, is nothing! Well, rumus ini sepertinya sudah menjadi rahasia umum. Semua orang sudah mengetahuinya. Namun sayang, begitu banyak alasan bagi kita sehingga tidak juga mulai menulis. Banyak buku yang beredar luas yang dapat dijadikan rujukan untuk belajar dan berlatih memulai menulis.


Mungkin kita seringkali kagum pada keterampilan menulis seseorang yang semakin baik setiap hari sedangkan kemampuan kita masih jalan ditempat. Mungkin juga kita sering merasa iri pada penulis lain yang telah mampu menulis dengan lancar sedangkan kita menyusun paragraf menjadi bab saja sulitnya minta ampun.


Sebagai contoh : Mengapa seorang bocah umur lima tahun di Amerika sana sangat lancar berbahasa inggris, padahal mereka tidak pernah belajar bahasa inggris di sekolah? Dan mengapa pula kita orang Indonesia, setelah belajar bahasa inggris bertahun-tahun di kelas, masih banyak yang tidak bisa berbahasa inggris?


Parahnya lagi, ternyata kita sering diajarkan oleh orang yang belum tentu juga menguasai bahasa inggris (walau sering mengaku sarjana bahasa inggris! Contoh ini sama dengan perbandingan kita dan penulis sukses itu. Mengapa kita sering sekali merasa sulit menciptakan tulisan yang baik dan menarik? Dan mengapa pula penulis hebat itu sangat lihai menciptakan tulisan yang baik, menarik dan bahkan menggugah? Jawabannya karena kita jarang sekali latihan menulis atau bahkan sering sekali merasa malas untuk melakukannya. Sedangkan penulis yang telah sukses itu telah menulis banyak hal dalam waktu yang lama. Mereka telah memutuskan untuk menulis setiap hari walaupun hanya beberapa menit. Mereka telah mengorbankan waktu dan tenaga mereka untuk sesuatu yang mereka impikan sehingga mereka telah menjadi diri mereka yang sekarang.


“Bila seseorang banyak melatih dan mengulang, terpaksa ataupun sukarela, dia pasti akan menguasai keahlian tertentu. Inilah namanya pembentukan kebiasaan alias habits.”


Malcolm Gladwell dalam bukunya Outliers.

“Bahwa penguasaan dalam suatu bidang tertentu merupakan kunci utama dari kesuksesan, dan penguasaan tersebut hanya bisa diperoleh oleh seseorang jika telah melakukan latihan minimal 10.000 jam.”


Jadwal menulis kita tentu tidak harus kaku. Artinya tidak harus selalu menulis 3 jam sehari, 4 jam sehari juga boleh. Atau hari ini kita menulis 4 jam, besok kita menulis 2 jam, misalnya, jug tidak apa-apa. Hari ini nulis 1 jam, besok nulis 1 jam tapi di akhir pekan kita ganti jam itu dengan menulis banyak sampai 5 jam, misalnya. Intinya kita harus komitmen dengan jadwal praktek agar kemampuan menulis kita terus terasah.


Anda pun bisa menjadi penulis hebat seperti penulis lain yang telah sukses itu. Asal anda komitmen dengan diri anda dan harus mau latihan (practice) menulis dalam waktu yang lama (massive) dengan penuh kesungguhan.


Faktanya, motivasi yang kuat menjadi faktor penentu dalam mempercepat terealisasinya mimpi seseorang untuk melakukan apa pun, termasuk untuk menjadi penulis. Kendala yang terkadang di hadapi para penulis pemula dan penulis senior ialah seputar dunia penerbitan dan marketing buku. Atau bisa juga disebut bagian hilir dunia menulis. Tidak cukup menjadi penulis top untuk sukses di dunia kepenulisan, mau tidak mau seorang penulis juga harus berhadapan dengan tetek bengek dunia penerbitan dan seabrek jurus jitu dalam memasarkan buku-buku kalau mau karyanya mulus di penerbit dan laku di pasaran. Pasalnya, banyak juga penulis yang sudah menghasilkan banyak karya, namun masih mengalami penolakan dari berbagai penerbit dan masih banyak juga yang karyanya tidak laku di pasaran karena kurang gencarnya pemasaran yang dilakukan. Apalagi sekarang kita sudah hidup di zaman yang serba mudah dengan adanya dunia maya, merupakan peluang yang sangat terbuka sekaligus jalan alternatif menuju Roma dalam memasarkan buku-buku kita.


Silakan mencoba. Semoga bermanfaat. Sukses selalu dalam mewujudkan impian hidup dan tetap semangat dalam bekerja dan beraktifitas.

Follow

  • Facebook

Contact

082187078342

Address

Makassar, Sulawesi Selatan Indonesia

©2016 by Yusrin Ahmad Tosepu

bottom of page