DOSEN MASA KINI
- LSP3I REGION V SULAWESI
- Feb 13, 2017
- 2 min read
Membahas mengenai dosen masa kini pastinya akan ada banyak pendapat. Mungkin bagi sebagian orang menganggap mereka adalah pusat atau gudangnya ilmu, namun di sisi lain ada pula yang merasa hidupnya dipersulit hanya karena dia seorang dosen.
Sebuah realitas bahwa sosok dosen masa kini adalah manusia yang banyak memiliki ilmu pengetahuan dan ide. Dunia penuh Ide. Tetapi sulit untuk menemukan sebuah jawaban kebenaran bila dosen tidak membuktikan kepada publik atau orang lain kalau sosok mereka seperti itu adanya.
Profesi dosen adalah dinamik dengan kemajuan ilmu pengetahuan yang dimiliki, begitupun sumber ilmu yang ditekuni pun memiliki keterbatasan sebagai seorang manusia normal. namun secara harafia peran seorang dosen adalah sebagai pengantar, dan juga sebagai agen dalam merubah dan membina mental serta mendidik mahasiswanya untuk menuju pada suatu tujuan tertentu.
Peran dosen bukan penentu perubahan dunia karena eksistensinya adalah statis, dia hanya memberikan jalan dan bimbingan bagi mahasiswanya untuk merubah dunia sesuai dengan dinamika zaman, karena eksistensi mahasiswa adalah dinamik dalam proses pengajaran. Pendidikan yang dinamik adalah sistim pendidikan yang mengikuti pola perkembangan masa kini.
Dahulu, pendidikan menfokuskan prinsip dasarnya untuk membangun ide dan berbagai teori dalam membangun sistim pemerintahan, dan sistim politik.
Abad 21, bukan lagi teori para ahli tetapi sebuah implikasi praktek dari dinamisasi kehidupan global untuk merubah dunia abstrak menjadi dunia nyata. Disinilah tantangan bagi dosen untuk mulai dengan belajar dan lebih giat menjadi pembelajar dalam melaksanakan tugas, fungsi dan tanggungjawab sebagai pendidik, peneliti, dan pengabdi pada masyarakat.
Dosen masa kini adalah dosen profesional, eksis bekerja dan berkarya dalam keterbatasan fasilitas dan sarana. Merubah kata "APA BOLEH BUAT" menjadi "BUAT APA YANG BOLEH". Mereka melawan keterbatasan dan ketidak berdayaan, tetap optimis melihat realitas sistem dan birokrasi pendidikan tinggi yang carut marut dengan segudang persoalan yang rumit.
Dosen masa kini lebih banyak berpikir tentang suatu realitas, penemuan penemuan baru, pembangunan mutu SDM pendidikan. Dunia pendidikan dibentuk dalam satu wacana yang unik untuk kepentingan manusia yang sama rasa, sama cinta dan satu damai menuju pada kehidupan yang lebih sempurna. Dengan bekerja (kerja keras) dan berkarya (kerja cerdas) maka kita dapat menggapai peradaban hidup yang lebih baik.
Sekian!!! Semoga bermanfaat. Sukses selalu dan tetap semangat dalam bekerja dan berkarya untuk pengembangan dan kemajuan pendidikan tingi Indonesia.
Salam Pendidikan Tinggi.